Banjarbaru (Kemenag BJB) – “Selain evaluasi pemeriksaan irjen bagian dari evaluasi dan kontrol kinerja ASN,” tegas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru H. Mahrus kepada humas seiring masih berlangsungnya proses pemeriksaan evaluasi kinerja serta audit yang di lakukan Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Pusat.
Kedatangan tim yang berjumlah tiga orang yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan kata Mahhrus, bukan untuk mencari kesalahan akan tetapi sebagai bentuk kontrol kinerja yang sudah dan masih berjalan.
“Jangan sampai kita salah mengartikan kedatangan tim irjen untuk melakukan tugas mereka bukan hal yang perlu ditakuti selama kinerja yang kita jalankan sudah sesuai prosedural yang berlaku, bahkan kita mestinya patut bersyukur lantaran ada petugas yang masih konsisten melakukan kontrol kinerja kita,” ungkap Mahrus saat di temui awak humas di ruang kerjanya Selasa (15/03/22).
Lebih lanjut kata dia kunjungan Irjen sudah menjadi ketentuan peraturan perundang-undangan, bahkan semua lembaga khususnya badan yang berada di bawah kementerian agama sudah barang tentu akan menjalankan proses audit dan evaluasi kinerja dan keuangan dari irjen Kementerian Agama pusat.
“Dengan hadirnya tim ini, kita akhirnya tahu hal-hal apa saja yang menjadi bahan evaluasi Kemenag dalam menjalankan tugas apakah sudah sesuai dengan petunjuk yang tertuang dalam Undang-Undang atau bahkan masih banyak hal yang perlu menjadi bahan evaluasi dan perbaikan di ke depannya,” tambahnya.
Sementara Kepala seksi Pendidikan Madrasah H. Zamroni Anshari kepada tim humas menyampaikan hak serupa. Kata dia, sudah seharusnya kedatangan irjen harus dilihat dari sudut pandang yang positif sebagai bagian tidak terpisahkan dari semangat untuk meningkatkan kinerja.
Oleh karena itu, ia meminta kepada Irjen Kemenag untuk terus melakukan bimbingan dan pengawasan kepada madrasah dan satker yang akan di audit.
“Alhamdulillah selama proses audit dan evaluasi data yang kami berikan kepada tim irjen sesuai dengan yang mereka harapkan, dan ada beberapa hal yang masih perlu di lakukan evaluasi,” tegasnya.
Tim yang terdiri dari Ifqah ketua Khalidin, Habibi sebagai anggota dalam beberapa hari sangat di sibukkan dengan pemeriksaan data khususnya dari satker Penmad dan papkis. Bukan hanya Kemenag Banjarbaru saja yang dilakukan pemeriksaan audit secara intensi, bahkan mereka menyampaikan hingga Juni mendatang proses audit ini akan tetap berjalan di Kemenag seluruh belahan NKRI.
“Tugas kami adalah menjalankan fungsi dan kontrol kinerja kemenag di daerah sebagai bentuk evaluasi dan kontrol atar kinerja yang sudah di jalankan oleh masing-masing satker,” kata Ibu ketua.
Tepat di hari Selasa seluruh tim kembali ke Jakarta untuk kembali melanjutkan tugasnya sebagai tim auditor dan kembali di delegasi kan kesejumlah daerah lain untuk menjalankan tugas yang sama.








