Banjarbaru (Kemenag BJB). fahmi Fitriadi kepala Seksi Pendidikan madrasah pada kantor kementerian agama kota Banjarbaru kepada Humas Kamis (15/2) mengatakan, optimalisasi program simpatika sebagai langkah mempermudah absensi pencairan. Dengan menggunakan Simpatika, proses absensi pencairan dapat dilakukan secara online dan real-time, sehingga tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan persetujuan.
‘’ Simpatika membantu mengurangi penggunaan kertas karena seluruh proses absensi dilakukan secara online, dan lagi Simpatika membantu meminimalisir human error karena proses absensi dilakukan secara otomatis.’’ tuturnya kepada awak humas di ruang kerjanya.
Lebih lanjut fahmi menjabarkan jika program simpatika juga menjamin ketepatan data memastikan ketepatan data absensi karena data yang dimasukkan langsung diverifikasi oleh sistem. Lebih dari itu kata fahmi Simpatika meningkatkan akuntabilitas karena seluruh proses absensi dapat dipantau secara online.
‘’ secara SDM program simpatika juga menuntut dan meningkatkan kedisiplinan pegawai karena pegawai dapat melihat langsung absensi mereka dan atasan dapat memantau absensi pegawainya secara online’’
Bukan hanya itu fahmi juga berharap kedepannya Simpatika diharapkan mampu membantu meningkatkan motivasi kerja karena pegawai merasa dihargai dan diapresiasi karena absensi mereka dipantau secara online. Dan yang paling utama kata Fahmi Simpatika membantu mempercepat proses pelayanan publik karena proses absensi pencairan dapat dilakukan secara online dan real-time.
Sebelumnya kepala kantor kementerian agama kota Banjarbaru dalam beberapa kesempatan juga mendorong optimalisasi digitalisasi layanan.
‘’Meneruskan amanah dari kementerian agama pusat saat ini pemerintah pusat mendorong program digitalisasi layanan dari pusat hingga daerah maka dari itu setidaknya semua satker sudah menyiapkan diri dan sudah melalui pergerakan program tersebut. Ard
Pewarta: Mardiyan
Editor: Taty&Nurul
Fotografer: Alfin








