Banjarbaru (Kemenag BJB) - “Tenang dan jangan teradudomba,” pernyataan sikap Kepala Kantor Kementerian agama menyikapi Insiden penembakan di kantor pusat MUI yang sangat mengkhawatirkan banyak pihak.
Kejadian yang terjadi tepat di hari pendidikan pada Selasa (02/05/23) di gedung MUI pusat itu ramai di perbincangkan oleh masyarkat hingga di media sosial, Namun kata Ka.Kankemenag, penting untuk menjaga ketenangan dan tidak terpancing emosi yang dapat memicu tindakan yang tidak rasional.
“Sikap yang tepat dalam situasi ini adalah tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak pemerintah pusat sebagai pihak yang paling berwenang dalam emangani kasus ini. Secara dpribadi dan wewakili institusi kementerian agama di tingkat daerah saya minta agar Masyarakat menghindari berita hoaks atau propaganda yang dapat memperburuk situasi dan menimbulkan keresahan dan kecurigaan,” ujarnya.
Himbauan ini kata Mahrus sebagai bentuk edukasi kepada masyarkat agar tidak mudah terpancing dengan hal hal yang bisa memicu permusuhan antar golongan, juga sebagai upaya kita menunggu hasil informasi yang jelas dan akurat motiv yang ada, dan sebagai upaya membantu membantu proses investigasi dan pengungkapan kasus ini.
“Terlepas dari latar balakang pelaku yang mengaku nabi dan ingin bertemu dengan ketua MUI, maka kita tetap tenang dan tetap menjaga kondusifitas di lingkungan kita terutama eran epnyuluh agama agar tetap memberikan arahan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait kejadian ini,” harapnya.
Menindaklanjuti himbauan yang disampaikan Ka.Kankemenag, ketua pokjaluh H. Fauzi mengatakan sebagai masyarakat yang bertanggung jawab, juga dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada korban dan keluarga yang terdampak oleh insiden ini, serta dapat memberikan informasi yang akurat dan berguna bagi pihak berwenang.
“Insyallah kami siap menyampaikan arahan dari kepala kemenag sebagai bentuk upaya dalam menjaga perdamaian di tengah kasus yang kini masih dalam proses penyidikan oleh pihak terkait. Pun kami juga telah berkoordinasi dengan jajaran penyuluh agar ikut serta memberikan pemahaman kepada masyarkat akan insisden yang di alami oleh pengurus MUI pusat,” terangnya.
Penulis : Ardan
Foto : Ardan








