Banjarbaru kemenag BJB — Rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Kota Banjarbaru resmi ditutup melalui pelaksanaan family gathering, capacity building, dan tasyakuran yang digelar di Kebun Raya Banua, Selasa (6/1/2026). Penutupan ini menjadi penanda tuntasnya seluruh agenda HAB sekaligus momentum peneguhan optimisme dan semangat baru Kementerian Agama Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan ASN lintas satuan kerja tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga ruang refleksi bersama untuk menyatukan langkah dan visi. Di tengah suasana kebun yang asri dan penuh keakraban, semangat “Kemenag Berdampak” kembali digaungkan sebagai komitmen bersama. Dalam arahan penutup kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, menegaskan bahwa kebersamaan yang terbangun selama rangkaian HAB harus diterjemahkan menjadi energi nyata dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Apa yang kita bangun hari ini adalah fondasi untuk pelayanan yang lebih baik esok hari. Kebersamaan ini harus menjadi kekuatan kita memasuki tahun 2026 dengan semangat baru, etos kerja yang lebih solid, dan komitmen pelayanan yang semakin profesional,” tegas Mukhlis.
Di depan para ASN Mukhlis juga menekankan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Kemenag Banjarbaru untuk kembali meneguhkan diri sebagai pilot project Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Tahun lalu kita sudah melangkah jauh. Tahun ini, ikhtiarnya harus lebih kuat. Zona integritas bukan sekadar target, tetapi budaya kerja yang harus kita hidupkan bersama,” tambahnya. Menurut Mukhlis, rangkaian outbound dan capacity building dalam family gathering HAB menjadi salah satu pemicu penting untuk menyatukan kembali semangat, meningkatkan kepercayaan antartim, serta memperkuat sinergi di seluruh satuan kerja Kemenag Banjarbaru.
Di tempat terpisah, Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kota Banjarbaru, H. Ahmad Alamsyah, selaku Ketua Tim Zona Integritas, menyampaikan optimisme yang senada. Ia menilai semangat kebersamaan yang terbangun dalam rangkaian HAB menjadi modal strategis untuk mewujudkan target besar di tahun 2026. “Ketika seluruh tim memahami peran, tugas, dan fungsi masing-masing, maka zona integritas bukan lagi sekadar penilaian administratif. Dengan penguatan kolektif seperti ini, Banjarbaru sangat berpeluang meraih predikat WBK secara objektif dan berkelanjutan,” ujar Alamsyah. Ia menambahkan bahwa penguatan budaya kerja berintegritas harus dimulai dari internal ASN, melalui kolaborasi, keterbukaan, dan komitmen bersama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Apa yang disampaikan Bapak Kepala Kantor menjadi penyemangat kami di tim zona integritas. Tahun 2026 adalah tahun pembuktian bahwa Kemenag Banjarbaru siap melompat lebih jauh,” lanjutnya.
Pelaksanaan outbound dalam rangkaian family gathering dinilai bukan sekadar aktivitas penyegar suasana, melainkan sarana strategis untuk membangun kepercayaan, kekompakan, dan kepemimpinan kolektif. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus hidup dan tercermin dalam kinerja harian ASN Kemenag Banjarbaru. Sebagai penutup, Kepala Kantor Kemenag Banjarbaru berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan, seiring dengan peringatan Hari Amal Bakti, sebagai ruang refleksi dan recharging energi organisasi. “Kegiatan seperti ini perlu kita rawat. Bukan hanya untuk kebersamaan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap ASN kembali ke unit kerja masing-masing dengan semangat baru dan tekad kuat menghadirkan pelayanan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Mukhlis.
Dengan berakhirnya rangkaian HAB ke-80, Kementerian Agama Kota Banjarbaru menatap tahun 2026 dengan optimisme: kebersamaan hari ini menjadi janji pelayanan yang lebih baik esok hari, demi mewujudkan Kemenag yang semakin berdampak, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. diy
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul
Pewarta: Mardian
Foto: Nurul








