Banjarbaru
(kemenag bjb). seiring berkembangnya dunia pendidikan kini kini semakin
terlihat muncul dan berkembangnya lembaga pendidikan yang baru, salah satunya
RA dan MI, sebagai salah satu cikal bakal pendidikan dasar, memang membutuhkan
persiapan, salah satu yang menjadi persiapan bagi calon guru RA baru adalah
belajar.
Aisyah
Kepala RA Al Hikam Banjarbaru saat menerima kunjungan dari guru TPQ al Husna
pada Rabu (19/01/22) menjelaskan jika RA al Hikam terbuka bagi siapa saja yang
ingin melakukan observasi terutama bagi mereka yang sedang dalam tahap
pembukaan RA di wilayah masing-masing.
‘’Kami
berharap dengan kunjungan silaturahmi ini ada ilmu untuk bisa saling di bagi
dalam rangka mengembangkan pendidikan di tingkat PAUD dan kami juga masih perlu
banyak belajar dan mengembangkan RA al hikam di bawah binaan kementerian
agama’’ terangnya
Namun
demikian, menurut ibu yang sudah berpengalaman lebih dari 20 dan mengabdi di
sejumlah sekolah PAUD, yang menjadi dasar bagi seorang untuk menjadi guru RA
yakni kemauan dan kesiapan menjadi pendidik anak dengan cara lebih sabar.
‘’bagi
kami berbagi ilmu dengan para guru dan calon guru RA menjadi salah satu wadah
yang baik untuk dapat mengembangkan pendidikan dasar PAUD dan RA, sehingga bagi
kami tidak ada kamus pelit dalam membagikan pengalaman dan ilmu’’ imbuhnya.
Sejak
berdiri di tahun 2017, RA al Hikam tidak seperti sekarang ini, menurut
perempuan ramah ini, dirinya harus memulai dari nol, dengan memulai dari dana
pribadi untuk sedikit demi sedikit bisa mengembangakn RA rintisannya tersebut,
berbekal pengalaman sebagai pengajar PAUD akhirya kini bisa sukses. Hal
terbutlah yang ingin dia bagikan kepada para guru yang mereka sedang merintis
dan mengembangkan RA.
H.
Husna kepala Sekolah TPQ al husna menyebutkan jika kunjungan tersebut di
maksudkan sebagai persiapannya dalam rangka membuka RA di bawah bimbingan
kemenag, kata dia selain melakukan kunjungan observasi seputar mekanisme
pembelajaran, dirinya juga sedang menyiapkan untuk bertemu dengan pengawas
kemenag sekaligus menyiapkan pembukaan pendaftaran RA al Husna.
‘’kunjungan
ini dalam rangka observasi persiapan pembukaan RA, sebelumnya kami telah
melakukan konsultasi secara intensif kepada Ketua IGRA provinsi ibu Nurul dan
IGRA Kota Banjarbaru ibu Masnun yang merekomendasikan RA al hikam menjadi
rujukan untuk menyiapkan RA yang sedang kami bangun’’ jabarnya.
Seperti
di ketahui menurut perempuan kelahiran Makkah pada 35 tahun silam dirinya
bersama tim Guru sedang meyiapkan pembukaan pendaftaran bagi RA, mengingat sejumlah
kegiatan TPQ khusus PAUD di bawah binaannya pun sudah berjalan sejak 2008, hal
tersebutlah yang melatarbelakangi untuk bertekad mendirikan RA.
‘’kami
berharap dengan bangunan aset yang sudah di rintis irang tua kami benar-benar
memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan hadirnya TPQ PAUD hingga al Quran di
siang hingga malam akan lebih lengkap dengan hadirnya RA di pagi harinya’’
harapnya.
Di
tempat terpisah Nurul Hayani ketua IGRA provinsi membenarkan jika TPQ al husna
memang telah ami berkonsultasi perihal pendirian RA, terlebih lagi dengan
infrasutruktur yang sudah ada akan lebih mudah dan sangat menunjang jalannya
belajar mengajar di lingkungan gotong-royong. Ard








