Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) — Jemaah haji reguler Indonesia, termasuk asal Kota Banjarbaru, akan menerima uang living cost atau uang saku. Uang diterima sebesar 750 Saudi Arabia Riyal (SAR) atau setara lebih dari 3 juta rupiah. Uang living cost tersebut dibagikan usai penerimaan jemaah di Aula Mekkah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jumat (16/5/25).
Jemaah haji Kota Banjarbaru tiba di Asrama Haji pada Jumat sore bersamaan dengan jemaah dari Kabupaten Balangan dan Tapin. Sebanyak 163 jemaah dan 2 petugas haji dari Banjarbaru bergabung dengan Kloter 7 BDJ.
Setibanya di Asrama Haji, jemaah secara resmi diterima oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, H. Muhammad Tambrin. Kakanwil menjelaskan bahwa uang saku tersebut digunakan untuk biaya hidup jemaah di Arab Saudi.
“Jemaah menerima uang saku atau living cost dalam mata uang Saudi Arabia Riyal, yaitu sebesar 750 Riyal. Uang tersebut diterima untuk satu orang jemaah. Jadi per satu orang mendapatkan 750 Riyal,” terang Kakanwil.
Lebih lanjut, Kakanwil mengatakan bahwa menjadi jemaah haji ialah sebuah panggilan dan tidak semua orang mendapatkannya. Karena itu, jemaah diimbau untuk menjalankan ibadah haji dengan khusyuk sehingga nantinya dapat kembali ke Tanah Air dengan gelar haji mabrur.
Selain penyerahan uang living cost, juga dilaksanakan penyerahan paspor, tanda pengenal jemaah, gelang jemaah dan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kondisi kesehatan setiap jemaah diperiksa kembali untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi prima sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.
Sementara jemaah reguler diterima di Aula Mekkah, pelayanan prioritas diberikan kepada jemaah lansia dan disabilitas. Jemaah prioritas memperoleh pelayanan di Gedung Jabal Rahmah secara khusus, termasuk memperoleh pemeriksaan kesehatan dari tim kesehatan haji Embarkasi Banjarmasin.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H. Mukhlis Ridhani, berpesan agar tanda identitas dan uang saku dapat dijaga dengan baik. Ia berpesan agar jemaah mempergunakan uang saku dengan bijak sehingga dapat mencukupi biaya hidup selama menjalankan ibadah haji.
"Kami harap uang living cost ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan selama di tanah suci. Gunakan dengan bijak, dan fokuslah pada ibadah. Jangan terlalu sibuk berbelanja atau hal-hal yang tidak perlu," ujarnya.
Kepala Kantor berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah sebaik mungkin setibanya di Arab Saudi. Ia mengingatkan agar jemaah memelihara niat beribadah agar dapat memaksimalkan waktu selama di Mekkah dan Madinah.
Jemaah haji Banjabaru Kloter 7 BDJ akan berangkat dari Bandara Syamsuddin Noor menuju Bandara King Abdulaziz Jeddah pada Sabtu, 17 Mei 2025 pukul 16.00 WITA. Setiba di Jeddah, jemaah akan langsung dibawa menuju Mekkah melalui jalur darat.
Pewarta: Karima
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin
Pewarta: Karima
Foto: Nurul
Redaktur: Alfin








