Banjarbaru (Kemenag BJB) – Sedikitnya ada empat madrasah di Banjarbaru yang secara langsung menjalani proses audit Bantuan Operasional Sekolah (BOS) langsung dari tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian AgamaRI.
Diantaranya Madrasah Aliyah Negeri Kota Banjarbaru, Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Banjarbaru, MTs Al Falah putra dan MA Darul Ilmi serta ponpes Yasin yang berlangsung Kamis (09/03/23) di aula Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru hingga beberapa hari kedepan.
Ketua TIM auditor itjen Kementerian Agama RI Dadang mengatakan tujuan audit ini yakni sebagai langkah pembinaan yang harus diikuti sehingga tidak terjadi lagi kesalahan yang sama. “Selain itu juga sebagai langkah melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap dana BOS yang sudah direalisasikan sesuai tahun anggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, Karena dana BOS merupakan dana strategis, sehingga ada petunjuk teknis penggunaan dana BOS yang harus disesuaikan dengan kebutuhan di madrasah, maka dari itu perlu pengawasan apakah penggunaan dana BOS sudah sesuai dengan peruntukannya atau tidak.
‘’Tujuan audit itu sendiri diantaranya menjelaskan bahwa apa tujuan audit dalam program BOS Adapun tujuannya yaitu, diantaranya menilai pengelolaan program kerja dan pelaksanaan tugas dan fungsi satker. Kemudian, memberikan informasi hasil audit kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan, serta memberikan nilai dan rekomendasi dalam rangka perbaikan kinerja,” jabarnya
Sementara itu Kepala kantor Kementerian Agama yang hadir mendampingi pada saat prosesi pembukaan persiapan audit H. Mahrus mengungkapkan agar apapun hasil dari audit ini menjadi bahan evaluasi ke depan. Bila mana ada kekurangan maka ada upaya perbaikan jika sudah sesuai maka lebih tepat untuk mempertahankan
“Secara pribadi kami berharap proses evaluasi audit yang akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan menjadi upaya untuk memperbaiki kinerja serta mengetahui hasil kinerja khususnya di lingkungan madrasah dan ponpes dengan harapan upaya ini sebagai langkah meningkatkan kepercayaan publik atas penggunaan dana BOS baik di kalangan madrasah maupun pontren di Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Jika menyesuaikan jadwal, maka tim itjen di perkirakan akan tetap bertahan hingga 20 Marat mendatang dengan agenda yang sudah di jadwalkan dari pusat untuk melakukan audit seperti halnya yang tertuang dalam surat tugas mereka.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








