Wajo (Kemenag Banjarbaru) – Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang digelar di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Salah satu santri terbaik asal Kalimantan Selatan, Muhammad Fakhri Azhari dari Pondok Pesantren Al Falah Putera Kota Banjarbaru, berhasil meraih Juara Harapan 3 pada marhalah ulya dalam bidang Akhlaq, Senin (06/10/2025).
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pesantren di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarbaru. Fakhri tampil dengan penuh percaya diri, menunjukkan kemampuan mendalam dalam membaca, memahami, serta menjelaskan isi kitab kuning di hadapan dewan juri.
Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Kasi PAPKIS) Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, H. Khairani, yang turut hadir memberikan pendampingan kepada para peserta MQKI, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut.“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Muhammad Fakhri Azhari. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga cerminan dari semangat dan komitmen pesantren serta para pembinanya dalam mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu dan berakhlak mulia,” ujarnya.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa santri-santri dari Banjarbaru dan Kalimantan Selatan mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berjuang, berprestasi, dan menjaga nama baik daerah,” tambahnya.
H. Khairani juga menegaskan bahwa Kementerian Agama Kota Banjarbaru terus berkomitmen memberikan pendampingan, pembinaan, dan dukungan penuh kepada para santri agar dapat mengembangkan potensi terbaiknya. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi pondok pesantren lain untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran kitab kuning di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Fauzan Ariffin pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Putera juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras para santri yang telah membawa nama baik pesantren. Prestasi Muhammad Fakhri Azhari dianggap sebagai hasil dari disiplin, ketekunan, serta bimbingan para ustaz dan pembina yang selama ini berkomitmen dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren.
Dengan raihan ini, kafilah Kalimantan Selatan berhasil menambah daftar prestasi membanggakan pada ajang MQKI 2025. Diharapkan, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh santri di Indonesia untuk terus menjaga tradisi keilmuan Islam yang moderat, mendalam, dan berkarakter akhlakul karimah.
Pewarata: Ridho
Foto: Ridho
Editor: Nurul








