Banjarbaru (Kemenag Banjarbaru) – Transformasi digital di lingkungan pendidikan terus menjadi giat prioritas Kementerian Agama. Kali ini, madrasah diperkenalkan dengan aplikasi terbaru, yaitu Aplikasi MAGIS (Madrasah Automated Governance Information System) yang diluncukan oleh Kementerian Agama untuk mempermudah pengolahan data madrasah secara efektif dan efisien.
Pada sosialisasi Aplikasi MAGIS di MTs Banjarbaru, Kamis (20/2/25), Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, Hj. Hernita, menjelaskan bahwa aplikasi ini akan membantu madrasah dalam mengolah data, disamping aplikasi EMIS. "MAGIS sebagai solusi untuk menampung dan mengolah data madrasah dengan lebih efektif. Para guru madrasah dapat dengan mudah mengunduh aplikasi tersebut di Play Store," jelasnya kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang hadir.
Data madrasah yang bersifat dinamis memerlukan tata kelola yang teratur, oleh karena itu menurutnya kehadiran MAGIS akan menghadirkan manajemen data yang lebih terkoordinir, sehingga memudahkan pengelolaan madrasah secara menyeluruh.
"Semoga hadirnya MAGIS semakin membantu madrasah, khususnya di MTs Banjarbaru, untuk semakin maju. Kementerian Agama berkomitmen melaksanakan transformasi digital di lingkungan pendidikan agar madrasah-madrasah kita semakin unggul," harapnya.
MAGIS sendiri menjadi bentuk konkrit kemampuan pendidikan madrasah beradaptasi dan berinovasi dengan kemajuan zaman. Hadirnya digitalisasi akan mempermudah akses data yang digunakan dalam rangka peyelenggaraan pendidikan maupun pengambilan keputusan. Ia mengimbau agar MTs Banjarbaru dan madrasah lainnya di kota Banjarbaru dapat menggunakan aplikasi ini untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah masing-masing.
Selain itu, Hernita juga menyempatkan untuk menanggapi pentingnya PPG dalam jabatan yang saat ini menjadi fokus pemerintah. Program ini diperuntukkan bagi para guru yang memiliki TMT (Tanggal Mulai Tugas) sebelum Oktober 2023. Guru-guru yang memenuhi syarat diharapkan segera mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi, guna meningkatkan profesionalisme dan kompetensi dalam menjalankan tugasnya.
Agenda ketiga yang tidak kalah penting adalah persiapan akreditasi MTs Banjarbaru tahun 2026. Saat ini, akreditasi MTs Banjarbaru untuk periode 2022-2026 berada pada peringkat B. Ia menyampaikan bahwa terdapat perubahan dalam sistem penilaian akreditasi yang kini dilakukan secara deskriptif. Penilaian ini mencakup empat unsur utama: kinerja guru, kinerja kepala madrasah, iklim belajar, dan hasil belajar siswa.
"Diharapkan seluruh elemen madrasah dapat bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan guna memperoleh hasil akreditasi yang lebih baik," harapnya.
Pewarta : Rima
Foto : Kontri
Redaktur: Alfin
Pewarta : Rima
Foto : Kontri
Redaktur: Alfin








