Banjarbaru Kemenag BJB. Usai mendapatkan kunjungan monitoring dari kerukunan umat beragama, Ortala Kanwil Kemenag Kalimantan Selatan pada kamis (29/8) di ruang kerja PLT Kemenag Banjarbaru. H. Ahmad Alamsyah menyatakan pihaknya siap menjadi partner dalam rangka menciptakan suasana damai jelang Pilkada mendatang.
Kunjungan tersebut, sebagai langkah tindak lanjut dari kegiatan rapat koordinasi pertemuan FKUB pada beberapa hari yang lalu di Kota Banjarmasin sebagai langkah pemerintah provinsi bersama FKUB dan jajaran Kementerian Agama menyambut pesta demokrasi di tahun ini.
“kunjungan ini sebagai langkah tindak lanjut dari bagian Ortala kepada Kementerian Agama kota Kabupaten untuk menindaklanjuti hasil pertemuan di Hotel Victoria beberapa waktu lalu, lebih dari itu pertemuan ini juga membahas tentang mekanisme perizinan tempat ibadah dan majelis taklim khususnya yang berada di Kota Banjarbaru di bawah koordinasi Kementerian Agama kota Banjarbaru' PLT Kemenag Banjarbaru Ahmad Alamsyah saat ditemui awak humas.
Alamsyah menjelaskan, jika kunjungan ini sebagai langkah dari Ortala untuk melihat kesiapan dan komitmen Kementerian Agama menjadi partner dalam rangka terciptanya kerukunan dan kondusifitas di wilayah layanan Kementerian Agama kota Kabupaten. Lebih khusus lagi kementerian Agama Banjarbaru sebagai Kementerian Agama tingkat kota yang berada di ibukota provinsi Kalimantan Selatan.
”Sebagai ibukota provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru setidaknya harus menyiapkan diri dan mampu menjadi contoh bagi Kemenag Kota kabupaten lain terlebih lagi dengan latar belakang masyarakat yang berbeda baik suku agama dan budaya, maka mengharuskan Kementerian Agama mengambil langkah tepat dalam mensosialisasikan pentingnya menjaga perdamaian di tengah keberagaman masyarakat" tambah alam.
Sementara itu, usai melakukan dialog Nanda staff Ortala bidang kerukunan umat beragama Kanwil Kemenag Kalsel menyampaikan kepada PLT Kemenag Kota Banjarbaru. Agar kedepan, Kemenag Banjarbaru bisa menjadi partner dalam rangka menciptakan suasana damai di tengah masyarakat. Bukan hanya Pilkada, akan tetapi dalam setiap momen mengingat keragaman masyarakat kota Banjarbaru yang harus tetap terjaga kerukunannya.
' Sesuai amanah undang-undang Kementerian Agama juga menjadi bagian penting dalam rangka menciptakan kondisi aman damai di tengah keberagaman masyarakat Indonesia khususnya Kota Banjarbaru.'
Nanda menambahkan Banjarbaru jadi salah satu kota yang cukup majemuk latar belakang masyarakatnya. Nilai positifnya Banjarbaru merupakan salah satu kota dengan tingkat keberagaman tinggi serta tingkat kesadaran masyarakatnya dalam menjaga perdamaian sangat besar, sehingga Banjarbaru menjadi salah satu kota yang minim akan terjadinya konflik. ard
Pewarta : Mardiyan
Editor : Taty & Nurul
Fotografer : Elfin








