Banjarbaru Kemenag BJB. Salah satu cabang lomba dalam mtq nasional ke-19 tingkat kota banjarbaru Khattil qur`an, penyu yang bertempat di smpn 2 banjarbaru berlangsung cukup ketat. Sedikitnya 44 kontestan dari berbagai kafilah di banjarbaru beradu ketelitian menyelesaikan tugas kaligrafinya.
Kegiatan yang berlangsung di hari kedua usaha pembukaan mtq nasional ke-19 tingkat kota banjarbaru pada (18/9), menganut sistem gugur, itu artinya nanti akan dipilih yang terbaik sebagai pemenang perlombaan kategori hot mtq nasional ke-19 tingkat kota banjarbaru.
"sebagian besar kategori perlombaan diterapkan sistem gugur, itu artinya perlombaan tidak ada babak semifinal, dewan hakim akan memilih peserta terbaik ya allah dalam kategori lomba masing-masing" ketua umum LPTQ H. syahdi Hidayat saat Technical meeting.
Seperti lomba hot pada umumnya, lomba Khat atau kaligrafi ini menuntut ketelitian dan presisi tingkat tinggi dalam menyelesaikan tugas di beberapa kategori, khot naskah , kontemporer, hiasan mushaf, dekorasi.
"kategori perlombaan ini merupakan kategori yang pada umumnya diperlombakan pada MTQ pada umumnya, secara otomatis karya terbaik akan menjadi juara lomba," koordinator cabang lomba Khot Hadi Purwanto.
sementara itu ketua dewan hakim MTQ Nasional ke XIX tingkat kota Banjarbaru H. Mukhlis Ridhani berpesan dalam sambutan saat malam pembukaan agar para kontingen yang mengikuti semua cabang perlombaan bersungguh sungguh memberikan usaha terbaik dalam bidang yang di geluti.
"ikhtiar dan berusaha memberikan yang terbaik dalam kompetisi tentunya menjadi modal utama saat menjalankan lomba, selamat berjuang para kafilah untuk menjadi yang terbaik" pesannya. Ard
Pewarta : Mardiyan
Editor : Taty & Nurul
Fotografer : Alfin








