Banjarbaru (Kemenag BJB) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kota Banjarbaru Drs H. Mahrus, MM bersama jajaran Seksi Bimas Islam H. Taufiqurrahman MM Noor melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Masjid Khosyi’iin kawasan belakang bandara international Syamsudin Noor landasan ulin utara.
Peninjauan dilakukan berkaitan tentang cek kelengkapan data pengajuan rekomendasi sekaligus cek lokasi mengingat rencana peletakan batu pertama di akhir pekan ini.
“Tujuan pengecekan lokasi ini sebagai bentuk memastikan titik lokasi benar sesuai dengan prosedural, selain itu di harapkan pembangunan masjid yang berada di kawasan belakang bandara ini di harapkan nantinya tidak akan menimbulkan masalah lantaran keberatan dari warga,” kata Mahrus saat di tanya awak humas yang mendampingi kunjungan di lokasi Selasa (09/08/22).
Lebih lanjut Mahrus menjelaskan jika pembangunan masjid harus memenuhi prosedural yang berlaku tidak boleh saling berdekatan, sehingga malah menimbulkan konflik internal antar kelompok masyarakat, maka dari itu verifikasi dan cek lokasi dilakukan.
“Alhamdulillah kehadiran tim Kemenag bersama Bimas disambut langsung pihak panitia masjid yang juga sudah memberikan data lengkap perihal set plan pembangunan masjid, sekaligus rencana peletakan batu pertama masjid yang nanti mengundang kepala kemenag bersama walikota Banjarbaru,” tambahnya.
Kepala seksi Bimas H. Taufiqurrahman Noor yang didampingi sejumlah staf dan penyuluh menyampaikan jika kegiatan verifikasi dan cek lokasi pembangunan masjid menjadi hal yang wajib dilakukan sebagai dasar pemberian ijin pembangunan masjid sekaligus, pengecekan lokasi bertujuan untuk tinjau apakah masjid yang di bangunan masjid.
“Pada prinsipnya kegiatan pengecekan ini dilakukan ke semua tempat ibadah yang akan di lakukan pembangunan dan itu merupakan prosedural wajib yang harus di jalankan sebelum panitia benar-benar mengantongi ijin pembangunan masjid,” ungkapnya.
Suparman panitia sekaligus kontaraktor pembangunan masjid Khosyiin berharap, rencana pembangunan masjid ini nantinya menjadi pusat kegiatan masyarakat perumahan sekitar, mengingat kawasan belakang bandara yang saat ini masih terus berkembang. “Lebih dari itu masjid ini di harapkan jadi kawasan rest area bagi para tamu yang akan datang ke bandara,” tukasnya.
Penulis : Ardan
Foto : Alvin








